SORAKLINTERA, KERINCI – Bupati Kerinci mengimbau seluruh warga desa di wilayahnya untuk aktif mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan pembaruan dalam proses digitalisasi masyarakat desa. Hal ini disampaikan dalam bimbingan teknis kepala desa dan operator desa yang diselengarakan oleh Dinas Koimfo Kabupaten Kerinci Yang Bertempat di Aula Bappeda - Litbang, Bukit Tengah, Kamis (14/08/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Kerinci ini diikuti oleh 93 desa dan kelurahan se-Kabupaten Kerinci. Bimtek berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2025, dan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurut Bupati, digitalisasi desa menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan publik, transparansi pemerintahan, dan percepatan pembangunan di tingkat desa. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, desa dapat lebih mudah mengakses data, mengelola administrasi, serta membuka peluang ekonomi digital bagi masyarakat.
"Kita tidak bisa tertinggal di era digital ini. Semua perangkat desa harus memahami teknologi, dan masyarakat pun perlu terbiasa memanfaatkannya untuk hal-hal positif, seperti layanan administrasi online, promosi produk lokal, dan akses informasi," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program digitalisasi desa membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan kepada desa-desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
" dengan adanya aplikasi Gema dan Tanda tangan Eletronik Oleh Kepala desa agar bisa mempermudah bagi masyarakat dalam melakukan pelayanan surat menyurat yang ada di desa, " Tambah Bupati.
Bupati berharap, dengan pemahaman digital yang lebih baik, desa-desa di Kerinci dapat menjadi lebih mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Ndi)
0 Komentar